PELIMPAH MORNING GLORY BENDUNGAN IR. H. DJUANDA

Oleh : Andrijanto, Rahmat Sudiana

Pelimpah merupakan suatu bangunan yang digunakan sebagai saluran pengeluaran air berlebih dari suatu bendungan atau tanggul ke area di hilirnya. Pelimpah akan melepaskan debit air lebih sehingga air tidak meluap mengakibatkan overtoping dan menggerus lereng hilir atau bahkan menghancurkan bendungan tipe urugan. Kecuali selama periode banjir, air secara normal tidak mengalir melalui pelimpah.

bendungan djuandaBendungan Ir. H. Djuanda memiliki 2 buah pelimpah, yakni pelimpah utama yang berada di bendungan utama dan pelimpah bantu yang berada di Bendungan Pelana Ubrug. Pelimpah utama memiliki desain yang unik, yang mengacu pada bentuknya dinamakan pelimpah tipe Morning Glory. Pelimpah ini berbentuk menara yang berada di bagian udik bendungan (lihat foto kiri), dengan tinggi 110 m, diameter terluar 90 m, elevasi mercu pada +107 m, dan panjang mercu pelimpah 151,5 m. Memiliki 14 buah jendela dengan kapasitas maksimum 3.000 m3/s pada elevasi banjir maksimum.

kecubung (morning glory)Mengapa pelimpahnya disebut morning glory? Morning glory adalah nama umum untuk species Convolvulaceae, keluarga tanaman semusim, tumbuh di daerah hangat, khususnya di daerah tropis Amerika dan Asia. Di Indonesia bunga jenis ini biasa disebut bunga kecubung atau bunga terompet (foto kiri merupakan salah satu bunga terompet – blue star). Informasi lengkap tentang bunga morning glory dapat dilihat di www.wikipedia.org atau Columbia encyclopedia. Pelimpah jenis ini disebut morning glory karena bentuknya mirip dengan bunga kecubung. Disamping dikenal sebagai pelimpah morning glory, dikenal juga sebagai pelimpah bell-mouth, karena mirip dengan mulut lonceng.

Berdasarkan hasil penelusuran di internet dan sumber-sumber lainnya, monticellopelimpah Bendungan Ir. H. Djuanda merupakan pelimpah tipe morning glory terbesar di dunia. Pelimpah morning glory kedua terbesar adalah yang terdapat pada Bendungan Monticello di Amerika Serikat dengan diameter 72 feet (21,95 m). Dibandingkan dengan pelimpah Bendungan Monticello, pelimpah Bendungan Ir. H. Djuanda berukuran jauh lebih besar (foto kanan merupakan pelimpah Bendungan Monticello). Hal penting lainnya yang didapat dari hasil penelusuran adalah bangunan pelimpah Bendungan Ir. H. Djuanda merupakan satu-satunya di dunia yang di dalamnya terdapat pembangkit listrik dan sepasang katup suplesi irigasi, sehingga fungsi bangunannya tidak hanya sebagai pelimpah.

Di Indonesia, selain di Bendungan Ir. H. Djuanda, beberapa bendungan juga menggunakan pelimpah morning glory, salah satunya adalah pelimpah pada Bendungan Riam Kanan – Kalimantan dengan diameter pelimpah 6 m dan kapasitas 500 m3/s. Memperhatikan hasil penelusuran di atas, kita patut berbangga karena diberi kepercayaan mengelola Bendungan Ir. H. Djuanda yang memiliki pelimpah terunik di dunia.

About these ads

7 Responses to PELIMPAH MORNING GLORY BENDUNGAN IR. H. DJUANDA

  1. Terima kasih atas paparan dan deskripsinya yang sungguh menarik tentang Waduk Jatiluhur. Ternyata Pelimpah (Spilway) Jatiluhur merupakan jenis Morning Glory yang terbesar di Dunia ya…. Apakah Three Gorgeous Dam di China menggunakan jenis yang sama?

    Memahami Waduk juga sangat penting, apalagi saat seperti musim hujan, waduk bisa menjadi pengendali agar tidak terjadi banjir yang bisa merugikan banyak pihak. (saat ini wilayah Bandung, Purwakarta, dan Karawang tekena banjir yang cukup parah) ditambah dengan isu yang bermacam-macam, bahwa Jatiluhur telah retak pada bagian tertentu (akan bedah-sunda). Sekali lagi terima kasih.

  2. dodi says:

    nah sekarang permasalajnnya gimana kalau pelimpahnya atau morning glorynta tersebut tersumbat oleh kayu kayu atau kotoran hasil banjir….Hayo?

    • jatiluhurdam says:

      txs commentnya… sebetulnya di Ir.H.Djuanda (Jatiluhur) Dam sudah disiapkan pelimpah pembantu (auxiliary spillway) di Bendungan Pelana Ubrug yang terletak di pantai Timur waduk, dekat muara S. Cilalawi,yang berkapasitas 2.000 m3/detik. Sayangnya pada saat pembangunan pemerintah kehabisan dana, sehingga 4 jendela pelimpah pembantu Ubrug ditutup blok beton kualitas rendah yang pengoperasiannya dilakukan dengan cara diledakkan. Pada kesempatan lain kami akan tulis mengenai pelimpah pembantu tersebut.

  3. luwy says:

    asslm,
    nama sy luwy aryadi,mahasiswa unjani cimahi.kebetulan tgl 03 januari 2011 lalu sy mengunjungi langsung spillway jatiluhur.
    sangat mengesankan untuk tipe morning glory, tetapi saya membaca buku keluaran tahun 1972 (lupa nama buku nya) disana tertera penambahan material tanah pada bagian dam dikarenakan keretakan pada tubuh bendungan.
    apa itu benar pak???
    dan menyangkut bendung curug yg jebol pada bagian pintu nya,yg kami kunjungi juga pada tgl 3, apa itu di karenakan volume yg di keluarkan langsung dari bendungan jatiluhur???

    • jatiluhurdam says:

      tksh komentarnya, ttg keretakan tubuh bendungan yang anda baca itu betul, namun saat itu yg retak adalah pada berm bagian hulu, dan material yg diisikan adalah batu. keretakan suatu bendungan krn deformasi, apalagi pada 5 tahun pertama pengisian suatu waduk adalah hal yg sangat biasa. pada tahun2 berikut setelah operasi juga terjadi, namun retakan memanjang yg terjadi di puncak bendungan relatif kecil dan terjadi pd saat muka air waduk turun sampai elevasi di bawah + 87,50 m dpl. fenomena ini akan kami sampaikan pada kesempatan lain.
      pintu bendung curug yg jebol pada awal tahun 2011 bukan akibat debit air pengeluaran jatiluhur, namun saat itu memang sedang dlm pelaksanaan perbaikan yg belum selesai.

  4. TATANG INDRA N says:

    Wah, terimaksih atas infonya
    kami yang ada di wilayah indramayu kecamatan bongas dari tgl 16 juni 2011 yang masuk pada seksi patrol pengamat gabuswetan sudah mulai giliran dalam pemberian air… apakah ini dampak dari perbaikan tersebut… mohon penjelasannya karena petani sudah mulai resah dan gelisah pada musim panen ini….sebelumnya terimakasih atas penjelasannya

  5. kiki says:

    saya mau tanya, kenapa pada grafik TMA waduk, pada bulan-bulan musim hujan justru TMAnya rendah sedangkan pada bulan-bulan musim kemarau TMA nya tinggi? terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: